Foto : AKBP Susilo Setiawan,SIK Kapolres Kolaka Utara saat konfrensi PERS.(DOC.ANDI MOMANG).
KOLAKA UTARA – WWW.indeks.co.id
Senin 11 Maret 2019
Laporan : Andi Momang
Sat Reskrim Kepolisian Resor Kolaka Utara (Kolut) berhasil membekuk pelaku pembunuh dan pencabulan terhadap seorang wanita bernama Safia 35 tahun warga desa Batu Ganda kecamatan Lasusua kabupaten Kolaka Utara,pada hari minggu 3/3/2019 kemarin.
Sempat melarikan diri selama empat hari pelaku Ferri (21) bersama rekannya Bayu (26) berhasil di bekuk oleh Satreskrim Polres Kolut pada Kamis 7/3/2019 di kota Palopo Sulawesi Selatan (Sulsel) di rumah kosnya.
Kapolres Kolut AKBP Susilo Setiawan,SIK saat mengadakan konfrensi Pers hari Sabtu 9/ 3/ 2019 mengatakan terkait penemuan sesosok mayat perempuan di Desa Batu Ganda yang di ketahui bernama Safia (35).
Anggota Satreskrim dan Sat Intel Polres Kolut berhasil menangkap dua pelaku pembunuhan tersebut di kota Palopo Sulawesi Selatan,ungkapnya.
“Berdasarkan penyidikan dan keterangan dari pelaku yang bernama Ferri (21),warga desa Simbula kecamatan Katoi besama rekannya Bayu (26) warga desa Lawadia kecamatan Kodeoha,”ucap Kapolres Kolut.
Kejadian berawal, saat kedua pelaku usai pesta miras jenis ballo pelaku bernama Ferri berniat ketemu dengan kekasihnya.
Pelaku Ferri pun menghubungi korban untuk ketemuan di satu tempat mengendarai sepeda motor jenis satria tanpa plat kedua pelaku berangkat ke TKP dengan berboncengan.
Setelah tiba di TKP pelaku yang bernama Bayu bersembunyi di semak- semak, sementara Ferri menunggu korban yang merupakan kekasihnya yang telah di pacarinya kurang lebih dua bulan saat korban tiba di TKP pelaku Ferri mengajak korban untuk berhubungan badan usai melakukan hubungn badan tiba-tiba korban meminta agar pacarnya itu bertanggung jawab atas perbuatanya.
“Namun pelaku Ferri menolak untuk bertanggung jawab tapi korban mengancam akan melaporkan perbuatan pacarnya itu ke kepala desa.
Saat itu juga Ferri lansung gelap mata dan mencekik leher korban sampai mengeluarkan darah dari mulutnya saat Ferri mencekik leher kekasihnya itu tiba- tiba Bayu rekannya keluar dari semak-semak dan ikut menggauli korban dalam kondisi sekarat.
Usai kedua pelaku melampiaskan nafsunya kedua pelaku memukul kepala korban dengan menggunakan batu sebanyak tiga kali.
Sehinga korban meninggal dunia akibat hantaman batu sebelum pelaku meninggalkan TKP barang berupa dua unit HP merk china milik korban di bawa pelaku,terang Kapolres.
Akibat perbuatannya ini pelaku terancam pasal pasal 338 dan pasal 365 tentang pembunuhan dan pencurian dengan kekerasan serta pencabulan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara untuk kasus pembunuhannya 9 tahun untuk kasus pencabulanya,tuturnya.
Publizher/Redaksi : Andi Jumawi