SOPPENG, INDEKS.co.id – Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, S.E., secara resmi melepas Kontingen Kabupaten Soppeng yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XVIII Sulawesi Selatan Tahun 2026 di Kabupaten Bone dan Wajo.

Prosesi pelepasan berlangsung di Aula Gabungan Kantor Dinas Pemerintah Kabupaten Soppeng, Jalan Salotungo, Kamis (5/11/2026), dihadiri, Plt Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga, Ketua KONI Soppeng beserta jajaran pengurus, para pelatih, ofisial, pendamping, serta seluruh atlet kontingen.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa PORPROV bukan sekadar ajang kompetisi untuk memperebutkan medali dan gelar juara. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengukur hasil pembinaan olahraga daerah, mengembangkan potensi atlet, mempererat persaudaraan antar daerah, serta menunjukkan kemampuan dan karakter putra-putri terbaik Sulawesi Selatan.

Menurutnya, keikutsertaan Kabupaten Soppeng dalam PORPROV XVIII Tahun 2026 merupakan kesempatan penting untuk membuktikan bahwa daerah ini memiliki sumber daya manusia yang potensial, berdaya saing, dan mampu berkompetisi di tingkat provinsi.
“Saudara-saudara sekalian bukan sekadar peserta pertandingan. Kalian membawa nama daerah, kehormatan daerah, serta harapan masyarakat Kabupaten Soppeng,” tegasnya.
Bupati kemudian menitipkan tiga pesan penting kepada seluruh atlet yang akan bertanding.
Pertama, berjuang dengan sungguh-sungguh untuk meraih prestasi terbaik. Ia meminta para atlet tidak merasa rendah diri ketika menghadapi peserta dari daerah lain. Menurutnya, prestasi tidak hanya ditentukan oleh bakat, tetapi juga disiplin, latihan, mental yang kuat, dan kemauan untuk terus berjuang.
Kedua, menjunjung tinggi sportivitas dan kehormatan daerah. Para atlet diharapkan bertanding secara jujur, menghormati lawan, mematuhi keputusan wasit dan juri, serta menghindari tindakan yang dapat mencederai nilai-nilai olahraga.
“Menang dengan terhormat adalah kebanggaan, dan menerima kekalahan dengan lapang dada merupakan bagian dari jiwa seorang olahragawan sejati,” ungkapnya.
Ketiga, menjaga nama baik Kabupaten Soppeng di mana pun berada. Bupati mengingatkan bahwa atlet Soppeng tidak hanya harus menunjukkan kemampuan dalam pertandingan, tetapi juga sikap santun, disiplin, rendah hati, dan mampu menghargai sesama.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada KONI Kabupaten Soppeng, para pelatih, ofisial, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan kontingen.
Ia menilai keberhasilan melahirkan atlet berprestasi membutuhkan proses panjang, pembinaan berkelanjutan, pengorbanan, dan kerja sama dari berbagai pihak.
“Saya berharap KONI, para pelatih, dan ofisial terus menjaga serta mendampingi atlet agar mampu meraih prestasi yang dapat mengharumkan nama Kabupaten Soppeng, baik di tingkat provinsi maupun nasional,” tuturnya.
Kepada para atlet, Bupati berpesan agar menjadikan setiap tetes keringat, pengorbanan waktu, dan perjuangan selama menjalani latihan sebagai motivasi untuk memberikan hasil terbaik.
“Jangan takut menghadapi lawan yang lebih kuat dan jangan mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan. Bertandinglah dengan penuh keyakinan dan berikan kemampuan terbaik yang saudara miliki,” pesannya.
Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Soppeng akan terus memberikan dukungan terhadap prestasi para atlet serta mendorong penguatan sistem pembinaan olahraga yang terarah dan berkesinambungan.
Bupati berharap PORPROV XVIII Tahun 2026 tidak hanya menjadi ajang mengejar medali, tetapi juga sarana memperkuat persaudaraan, memperluas pengalaman, serta membangun mental juara bagi seluruh atlet Kabupaten Soppeng.
Menutup sambutannya, Bupati Soppeng secara resmi melepas kontingen untuk mengikuti PORPROV XVIII Sulawesi Selatan Tahun 2026 di Kabupaten Bone dan Wajo.
“Selamat berjuang, selamat bertanding, dan raihlah prestasi terbaik. Jaga kesehatan, jaga kekompakan, jaga sportivitas, dan yang paling utama, jaga nama baik Kabupaten Soppeng,” pungkasnya.
Pelepasan ditutup dengan doa bersama agar seluruh kontingen diberikan perlindungan, kelancaran, dan keberhasilan selama mengikuti kompetisi.
Salamaki tapada salama.(Tim)
Editor/Publizher : Andi Jumawi
















