DaerahMAKASSARPOLDA SULSELSat Brimob Polda Sulsel

Kapolda Sulsel Tekankan Kesiapan Tempur Brimob, Dansat Tegaskan Komitmen Perkuat Profesionalisme dan Soliditas

80
×

Kapolda Sulsel Tekankan Kesiapan Tempur Brimob, Dansat Tegaskan Komitmen Perkuat Profesionalisme dan Soliditas

Sebarkan artikel ini
Listen to this article

MAKASSAR, INDEKS.co.id — Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Dr. M. Awal Chairuddin, S.I.K., M.H., menegaskan pentingnya kesiapan operasional, peningkatan kemampuan tempur, serta soliditas internal sebagai kunci bagi Korps Brigade Mobil (Brimob) dalam menghadapi dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Penegasan itu disampaikan saat mengunjungi Markas Komando (Mako) Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Sulsel di Jalan Sultan Alauddin Nomor 75, Kota Makassar, Kamis (15/10/2026) pagi. Kunjungan yang dimulai sekitar pukul 06.50 Wita tersebut dirangkaikan dengan apel bersama personel Satbrimob Polda Sulsel.

Kedatangan Kapolda disambut langsung oleh Dansat Brimob Polda Sulsel, Kombes Pol. Muhammad Ridwan, S.I.K., M.H., sebelum menerima jajar kehormatan dari personel Batalyon A Pelopor.

Di hadapan personel Makosatbrimob, Detasemen Gegana, dan Batalyon A Pelopor, Awal Chairuddin menekankan bahwa Brimob memiliki posisi strategis dalam mendukung tugas kepolisian, terutama ketika terjadi peningkatan eskalasi gangguan keamanan yang membutuhkan penanganan cepat, terukur, dan profesional.

Menurutnya, tantangan keamanan yang terus berkembang menuntut setiap personel tidak hanya memiliki kemampuan teknis yang mumpuni, tetapi juga kesiapan fisik, mental, dan pemahaman terhadap situasi strategis, baik di tingkat regional maupun global.

Karena itu, ia meminta seluruh jajaran Satbrimob Polda Sulsel menjaga konsistensi latihan agar kemampuan yang telah dimiliki tetap terpelihara dan siap digunakan sewaktu-waktu.

“Keterampilan dan kemampuan yang sudah dimiliki personel Satbrimob Polda Sulsel harus terus dipelihara dan diasah. Jangan sampai kemampuan tempur, penanggulangan huru-hara (PHH), dan pencarian serta pertolongan atau *search and rescue* (SAR) yang selama ini dilatih justru menurun. Latihan harus rutin dan berkelanjutan,” tegasnya.

Kapolda juga mengingatkan bahwa kesiapan operasional tidak cukup hanya bertumpu pada kemampuan personel. Dukungan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan menjadi faktor penting dalam menentukan langkah penanganan gangguan keamanan.

Untuk itu, ia meminta seluruh fungsi di lingkungan Polda Sulsel, termasuk intelijen, reserse kriminal, dan pembinaan masyarakat, memperkuat koordinasi serta menyampaikan informasi yang relevan kepada Satbrimob.

Sinergi lintas fungsi tersebut diperlukan agar setiap potensi gangguan dapat diantisipasi sejak dini dan ditangani secara proporsional sesuai situasi di lapangan.

Di samping kesiapan tempur, Awal Chairuddin memberikan perhatian khusus terhadap soliditas internal Polri. Ia mengingatkan agar tidak terjadi perselisihan maupun gesekan antara Satbrimob dan satuan kepolisian lainnya.

“Saya tidak ingin melihat ada perselisihan atau gesekan antara Satbrimob Polda Sulsel dengan satuan tugas Polri lainnya. Kita semua adalah satu keluarga besar Polri, harus solid dan saling mendukung, bukan saling bersaing,” ujarnya.

Ia menegaskan, kekompakan antarsatuan merupakan modal penting dalam memastikan pelaksanaan tugas kepolisian berjalan efektif. Tanpa koordinasi dan komunikasi yang baik, upaya menjaga keamanan berpotensi tidak berjalan optimal.

Kapolda juga menyoroti pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat di tengah besarnya perhatian publik terhadap kinerja aparat kepolisian.

“Kepercayaan publik terhadap Polri sedang diuji. Setiap tindakan kita di lapangan akan dinilai oleh masyarakat. Karena itu, jaga sikap dan profesionalisme,” pesannya.

Pernyataan tersebut menjadi pengingat bahwa kesiapan personel dan kemampuan operasional harus berjalan seiring dengan disiplin, integritas, serta kepatuhan terhadap aturan dalam setiap pelaksanaan tugas.

Menanggapi arahan tersebut, Dansat Brimob Polda Sulsel, Kombes Pol. Muhammad Ridwan, menyatakan komitmennya untuk terus memperkuat kesiapan operasional, meningkatkan kemampuan personel, dan menjaga soliditas satuan.

Menurut Ridwan, arahan Kapolda menjadi motivasi sekaligus pengingat bagi seluruh jajaran agar senantiasa menjaga disiplin dan konsistensi latihan dalam menghadapi berbagai tantangan tugas.

“Arahan Bapak Kapolda menjadi motivasi sekaligus pengingat bagi seluruh personel Satbrimob Polda Sulsel untuk terus meningkatkan kemampuan, menjaga disiplin, dan memperkuat soliditas dalam pelaksanaan tugas. Kami berkomitmen memelihara kesiapsiagaan personel melalui latihan yang berkelanjutan serta memastikan setiap tugas dilaksanakan secara profesional dan bertanggung jawab,” tuturnya.

Ridwan juga menekankan pentingnya membangun sinergi dengan seluruh satuan kepolisian dan TNI. Menurutnya, koordinasi yang kuat menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan dalam menjaga stabilitas keamanan.

“Soliditas merupakan kekuatan utama dalam menjalankan tugas. Karena itu, kami akan terus membangun koordinasi dan kerja sama dengan seluruh satuan di lingkungan Polri, sekaligus menjaga hubungan harmonis dengan TNI. Tujuan akhirnya adalah menghadirkan rasa aman dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” lanjutnya.

Komitmen tersebut menegaskan bahwa penguatan kemampuan Brimob tidak semata-mata berorientasi pada kesiapan menghadapi ancaman, tetapi juga pada peningkatan kualitas pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat utama Polda Sulsel, di antaranya Dirbinmas Polda Sulsel Kombes Pol. Anang Triarsono dan Kapolrestabes Makassar Kombes Pol. Arya Perdana, bersama sejumlah direktur serta pejabat utama lainnya.

Hadir pula Kabag Ops Satbrimob Polda Sulsel AKBP Nur Ichsan, S.Sos., M.Si., para komandan batalyon pelopor, Danden Gegana, pejabat utama Satbrimob, serta personel dari sejumlah satuan jajaran.

Setelah apel dan penyampaian arahan, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama, perkenalan dengan pejabat utama dan para perwira jajaran Satbrimob, serta foto bersama.

Kapolda bersama pejabat utama Polda Sulsel dan Satbrimob kemudian melaksanakan silaturahmi di ruang transit Mako Batalyon A Pelopor sebelum meninggalkan lokasi sekitar pukul 09.15 Wita.

Kunjungan tersebut diharapkan semakin memperkuat kesiapan operasional, kemampuan personel, dan soliditas Satbrimob Polda Sulsel. Namun, kesiapan menghadapi berbagai ancaman keamanan juga perlu dibarengi dengan profesionalisme, integritas, dan tindakan yang terukur.

Pada akhirnya, kekuatan aparat kepolisian tidak hanya tercermin dari kemampuan menghadapi situasi berisiko tinggi, tetapi juga dari kemampuannya menjaga kepercayaan publik melalui pelaksanaan tugas yang profesional, humanis, dan bertanggung jawab.

Dengan demikian, kehadiran Brimob diharapkan benar-benar memberikan rasa aman sekaligus memperkuat perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.(Tim)

Editor/Publizher : Andi Jumawi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DILARANG MENCOPY/PLAGIAT DAPAT DI PIDANA

error: Content is protected !!