BULETIN TNIJAKARTANasional

Antisipasi Cuaca Buruk, TNI AL Siagakan 2 Kapal Perang di Makassar dan Selat Bali

223
×

Antisipasi Cuaca Buruk, TNI AL Siagakan 2 Kapal Perang di Makassar dan Selat Bali

Sebarkan artikel ini
TNI AL siagakan KRI Golok-688 di Selat Bali, Minggu (28/12) sebagai respons terhadap potensi cuaca ekstrem akhir tahun. (Foto: Dok. Koarmada RI
Listen to this article

JAKARTA (INDEKS.CO.ID) — TNI AL meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca buruk akhir tahun dengan menyiagakan dua kapal perang di jalur laut strategis nasional.

Kepala Dinas Penerangan Komando Armada (Kadispen Koarmada) RI Kolonel Laut (P) Wishnu Ardiansyah menjelaskan, penguatan postur siaga ini dilakukan untuk memastikan respons cepat apabila terjadi kondisi darurat di laut.

“Unsur KRI jajaran Koarmada II sudah kami gerakkan ke sejumlah titik strategis. KRI Bung Hatta-370 bergerak menuju perairan Makassar, sementara KRI Golok-688 disiagakan di Selat Bali agar respons terhadap kondisi darurat di laut bisa dilakukan lebih cepat,” kata Wishnu, Senin (29/12/2025).

Ia menambahkan, kesiapsiagaan ini diberlakukan dalam periode panjang untuk menghadapi puncak cuaca ekstrem.

“Untuk antisipasi cuaca buruk, unsur KRI sudah kami siagakan mulai Desember sampai akhir Januari, atau sampai kondisi cuaca buruk mereda,” ujarnya.

Selain dua kapal perang tersebut, Koarmada RI juga mengerahkan unsur-unsur kewilayahan dari jajaran Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) di berbagai wilayah. Di wilayah Kodaeral VI disiagakan 2 KRI, 9 KAL, dan 11 Patkamla, sedangkan Kodaeral VII menyiagakan 2 KRI, 2 KAL, 2 Patkamla, serta 3 Rhib yang tersebar di wilayah Sulawesi, Nusa Tenggara, hingga perairan timur Indonesia. Seluruh unsur berada dalam kondisi siap operasi.

Untuk mendukung kesiapsiagaan penanganan bencana alam di wilayah barat Indonesia, khususnya Sumatra, TNI AL juga mengoperasikan 20 KRI yang disiapkan untuk distribusi bantuan, kapal rumah sakit, pengangkutan pasukan, serta dukungan helikopter onboard.

“Ini adalah wujud kehadiran negara. Kami ingin memastikan keselamatan pelayaran dan masyarakat maritim tetap terlindungi selama periode cuaca ekstrem,” pungkas Wishnu. (Tim)

Redaksi/Publisher : Andi Jumawi

BACA JUGA  Mendagri Instruksikan Pemda Tingkatkan Kinerja Pengelolaan Sumber Daya Air dan Dukung Forum Air Sedunia Ke-10

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DILARANG MENCOPY/PLAGIAT DAPAT DI PIDANA

error: Content is protected !!