JAKARTANasionalPOLRI

Akpol Akui Sistem Pendidikan Berat, Kini Terapkan Waktu Istirahat Siang

111
×

Akpol Akui Sistem Pendidikan Berat, Kini Terapkan Waktu Istirahat Siang

Sebarkan artikel ini
Listen to this article

Kamis 2 April 2026

JAKARTA (INDEKS) — Akademi Kepolisian (Akpol) mengakui sistem pendidikan yang selama ini diterapkan kepada taruna tergolong berat dan dinilai kurang manusiawi karena padatnya jadwal kegiatan harian.

Gubernur Akpol Irjen Pol. Daniel Tahi Monang Silitonga menyampaikan bahwa aktivitas taruna dimulai sejak pukul 04.00 WIB hingga sekitar pukul 22.00 WIB tanpa jeda istirahat yang memadai.

“Kalau kita perhatikan, pendidikan kita sementara ini memang kurang manusiawi. Taruna bangun pukul 04.00 pagi hingga malam hari tanpa istirahat,” ujar Daniel dalam rapat bersama Komisi III DPR di Gedung DPR, Jakarta, Kamis.

Ia menjelaskan, penerapan sistem kredit semester (SKS) di Akpol membuat para taruna harus mengikuti kegiatan belajar secara terus-menerus, sehingga berpotensi menurunkan tingkat konsentrasi.

Menurut dia, pola kegiatan yang berlangsung hampir sepanjang hari tersebut dinilai tidak ideal jika terus dipertahankan dalam jangka panjang.

Sebagai langkah perbaikan, Akpol kini mulai melakukan penyesuaian dalam sistem pembelajaran, salah satunya dengan memberikan waktu istirahat siang bagi taruna.

“Mulai hari ini kami sudah implementasikan waktu istirahat siang selama satu jam 15 menit untuk tidur siang sebelum melanjutkan kegiatan pembelajaran berikutnya,” katanya.

Daniel menambahkan, pembenahan kurikulum dan pola pendidikan terus dilakukan guna menciptakan sistem pembinaan yang lebih seimbang antara aspek akademik, fisik, dan kesehatan taruna.

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Akpol sekaligus menjaga kondisi fisik dan mental para taruna agar lebih optimal dalam menjalani proses pendidikan.(Tim)

Redaksi/Publizher : Andi Jumawi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DILARANG MENCOPY/PLAGIAT DAPAT DI PIDANA

error: Content is protected !!