ACEHNasional

Aceh terima bantuan awal Rp33 triliun pascabencana, ratusan desa masih terisolasi

305
×

Aceh terima bantuan awal Rp33 triliun pascabencana, ratusan desa masih terisolasi

Sebarkan artikel ini
Listen to this article

Banda Aceh, INDEKS.CO.ID Penasihat Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Pertahanan Nasional, Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman, melakukan kunjungan kerja ke sejumlah wilayah terdampak bencana di Provinsi Aceh pada 7–9 Januari 2026 untuk memastikan percepatan penanganan darurat, rehabilitasi, dan rekonstruksi.

Dalam pertemuan dengan jajaran Pemerintah Aceh di Banda Aceh, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah melaporkan bahwa pemerintah pusat telah menyiapkan alokasi bantuan awal sebesar Rp1 triliun untuk setiap kabupaten dan kota terdampak.

“Untuk tahap awal, setiap kabupaten dan kota mendapatkan Rp1 triliun. Total anggaran yang disiapkan Presiden untuk Aceh mencapai Rp33 triliun dan masih bisa bertambah sesuai perkembangan rehabilitasi dan rekonstruksi di lapangan,” ujar Fadhlullah.

Ia menambahkan, dana tersebut diharapkan segera dicairkan agar kerusakan yang semakin meluas dapat segera ditangani. Berdasarkan data sementara, sekitar 144.600 unit rumah di Aceh terdampak bencana dengan tingkat kerusakan yang bervariasi, mulai dari rusak ringan hingga rusak berat.

Dalam kunjungannya, Dudung menyerahkan secara simbolis bantuan berupa perangkat komunikasi satelit Starlink beserta sumber daya listrik, dari total 100 unit yang akan didistribusikan bertahap. Selain itu, bantuan logistik berupa bahan pangan dan alat tulis juga disalurkan.

Penyerahan bantuan dilakukan kepada Wakil Gubernur Aceh dan disaksikan Ketua DPRD Aceh Zulfadli, Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah, serta Brigjen TNI Yudhi Fitri yang mewakili Pangdam Iskandar Muda.

Dari hasil peninjauan lapangan di Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, dan Kabupaten Pidie Jaya, Dudung menyampaikan bahwa masih terdapat desa-desa yang terisolasi akibat rusaknya akses dan jaringan komunikasi.

“Masih ada wilayah yang terdampak hingga ketinggian air mencapai empat meter bahkan lebih, dan beberapa desa masih tertutup serta terisolasi,” katanya.

BACA JUGA  Pangdam XIII/Merdeka dan Atase Pertahanan AS Irup Pembukaan Latma Garuda Shield ke-15 Tahun 2021

Didampingi Bupati Aceh Utara, Dandim, dan Kapolres setempat, Dudung memastikan bahwa pemerintah pusat telah menyiapkan langkah lanjutan berupa penurunan tim rekonstruksi yang dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian selaku Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi.

“Presiden memberikan perhatian yang sangat besar terhadap pemulihan Aceh. Tim rekonstruksi akan segera bekerja untuk mempercepat pemulihan,” ujarnya.

Selain melakukan peninjauan, Dudung juga bertemu jamaah salat subuh di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh. Dalam tausiyahnya, ia mengajak masyarakat untuk tetap bersabar, bertawakal, serta tidak saling menyalahkan di tengah musibah.

“Kita harus bersatu, saling menguatkan, dan terus berikhtiar. TNI, Polri, pemerintah, dan masyarakat bekerja bersama agar Aceh segera bangkit,” katanya.

Dalam pertemuan dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama, Dudung menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan pertahanan nasional.

“Pertahanan negara bukan hanya tugas TNI dan Polri, tetapi seluruh elemen bangsa. Semangat persatuan harus terus dijaga,” ujarnya sembari mengapresiasi keteguhan dan peran historis rakyat Aceh dalam perjuangan dan pembangunan bangsa.(Tim)

Redaksi/Publizher : Andi Jumawi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DILARANG MENCOPY/PLAGIAT DAPAT DI PIDANA

error: Content is protected !!