KAB.SOPPENGNasionalPENDIDIKAN

Presiden Luncurkan 166 Sekolah Rakyat, Soppeng Mulai Bangun Sekolah Terintegrasi 64

185
×

Presiden Luncurkan 166 Sekolah Rakyat, Soppeng Mulai Bangun Sekolah Terintegrasi 64

Sebarkan artikel ini
Listen to this article

Senin 12 Januari 2026

SOPPENG (INDEKS.co.id) — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meluncurkan Program Sekolah Rakyat Tahun 2026 sekaligus melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Sekolah Rakyat secara serentak di 166 titik yang tersebar di 34 provinsi, Senin.

Salah satu lokasi pelaksanaan berada di Laempa, Kelurahan Lalabata Rilau, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, yang akan menjadi lokasi pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi 64 Soppeng. Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng mengikuti kegiatan tersebut secara daring.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pembangunan nasional tidak boleh hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi harus disertai dengan pemerataan dan keberpihakan kepada kelompok masyarakat paling rentan.

BERITA TERKINI :

“Sekolah Rakyat adalah wujud kehadiran negara untuk melindungi rakyat dari kemiskinan, kelaparan, dan keterbelakangan pendidikan,” kata Presiden.

Pemerintah menargetkan pembangunan 500 Sekolah Rakyat hingga 2029, masing-masing dengan kapasitas sekitar 1.000 peserta didik. Program ini diproyeksikan menjadi salah satu instrumen utama penghapusan kemiskinan ekstrem melalui jalur pendidikan.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf dalam laporannya menyampaikan bahwa Sekolah Rakyat merupakan gagasan langsung Presiden yang dirancang untuk memutus mata rantai kemiskinan struktural. Peserta didik berasal dari keluarga dengan kondisi sosial ekonomi sangat rendah dan ditetapkan melalui verifikasi lapangan oleh pendamping sosial daerah berbasis data Badan Pusat Statistik (BPS).

BERITA TERKINI :

“Proses seleksi dilakukan objektif, transparan, dan tanpa pungutan maupun titipan,” ujar Saifullah Yusuf.

Ia menjelaskan, Sekolah Rakyat dikembangkan sebagai ekosistem perlindungan dan pemberdayaan, tidak hanya sebagai lembaga pendidikan. Sistem yang diterapkan mencakup pendidikan berasrama, pemenuhan gizi, layanan kesehatan, pendampingan psikologis, serta pembelajaran berbasis teknologi melalui Learning Management System (LMS).

Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng menyatakan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Soppeng terhadap pelaksanaan program tersebut.

BERITA TERKINI :

“Sekolah Rakyat adalah investasi jangka panjang untuk membangun sumber daya manusia sekaligus mengentaskan kemiskinan. Kami siap bersinergi dengan pemerintah pusat agar program ini berjalan optimal di Soppeng,” katanya.

Acara di Soppeng turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Penjabat Sekretaris Daerah, jajaran organisasi perangkat daerah, Camat Lalabata, serta Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Soppeng. Kegiatan ditutup dengan penampilan seni siswa Sekolah Rakyat berupa Tari Padduppa dan paduan suara.(Tim)

Redaksi/Publizher : Andi Jumawi

BACA JUGA  Polemik MA & Peradilan saat ini, Peran Humas harus lebih sinergi,bijak & lebih cerdas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DILARANG MENCOPY/PLAGIAT DAPAT DI PIDANA

error: Content is protected !!