Selasa, 10 Maret 2026
JAKARTA (INDEKS) — Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subianto kembali melakukan rotasi dan promosi jabatan di lingkungan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Dalam mutasi tersebut, Mayor Jenderal TNI Lucky Avianto ditunjuk sebagai Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III.
Penunjukan itu sekaligus mengantarkan Lucky Avianto menyandang pangkat letnan jenderal (bintang tiga). Ia menggantikan Letjen TNI Bambang Trisnohadi yang sebelumnya memimpin Kogabwilhan III.
Penempatan Lucky dinilai strategis mengingat Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III membawahi kawasan timur Indonesia yang meliputi Maluku dan Papua, wilayah dengan nilai strategis tinggi dalam sistem pertahanan negara, baik di darat, laut, maupun udara.
“Keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi. Prinsip itu selalu menjadi dasar dalam setiap operasi yang kami jalankan,” ujar Lucky Avianto dalam berbagai kesempatan saat menjalankan tugas di Papua.
Berpengalaman di Medan Operasi Papua
Papua bukan wilayah baru bagi Lucky Avianto. Perwira tinggi TNI yang merupakan lulusan terbaik Akademi Militer 1996 dengan predikat Adhi Makayasa itu telah lama menjalankan berbagai penugasan strategis di kawasan timur Indonesia.
Sebelum dipercaya memimpin Kogabwilhan III, Lucky menjabat Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XXIV/Mandala Trikora. Ia juga pernah memegang jabatan Panglima Komando Operasi Habema, satuan yang bertugas mengoordinasikan operasi keamanan di Papua.
Di kalangan prajurit, Lucky dikenal sebagai perwira yang kerap turun langsung ke lapangan memimpin operasi di wilayah dengan tingkat kesulitan tinggi. Ia tidak hanya menekankan stabilitas keamanan, tetapi juga perlindungan terhadap masyarakat sipil.
Meski bersikap tegas terhadap kelompok bersenjata yang mengganggu stabilitas keamanan, Lucky juga dikenal mengedepankan pendekatan humanis. Ia mendorong program-program yang mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat, termasuk di bidang pendidikan, kesehatan, dan pengembangan pertanian lokal.
Pendekatan tersebut dinilai mampu membangun kepercayaan masyarakat sekaligus memperkuat peran TNI dalam menjaga stabilitas wilayah.
“TNI hadir bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari solusi untuk masa depan Papua yang lebih sejahtera,” kata Lucky.
Rekam Jejak Pendidikan dan Misi Internasional
Lucky Avianto merupakan alumni pertama SMA Taruna Nusantara yang lulus pada 1993 sebelum melanjutkan pendidikan ke Akademi Militer. Di Akmil, ia meraih penghargaan tertinggi Adhi Makayasa sebagai lulusan terbaik.
Karier akademiknya juga diwarnai sejumlah prestasi. Ia tercatat sebagai lulusan terbaik Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) tahun 2011, lulusan terbaik Sekolah Staf dan Komando TNI tahun 2019, serta peserta terbaik akademik Program Pendidikan Singkat Angkatan (PPSA) XXIV Lemhannas pada 2023.
Selain pendidikan militer, Lucky juga memiliki pengalaman operasi yang luas. Perwira dari satuan elite Komando Pasukan Khusus (Kopassus) ini pernah terlibat dalam berbagai operasi militer di Maluku dan Aceh.
Ia juga pernah menjalankan misi internasional sebagai Military Observer di Kongo serta menjabat Komandan Batalyon Mekanis TNI dalam misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon.
Dengan rekam jejak operasi dan pendidikan yang kuat, Lucky kini dipercaya memimpin salah satu komando strategis TNI yang bertanggung jawab atas pertahanan wilayah Indonesia bagian timur.
Redaksi/Publisher: Andi Jumawi
















