JAKARTANasionalTOKOH

Ngopi Politik atau Sekadar Silaturahmi? Supriansa dan H. Haeruddin Bertemu di Jakarta

166
×

Ngopi Politik atau Sekadar Silaturahmi? Supriansa dan H. Haeruddin Bertemu di Jakarta

Sebarkan artikel ini
Listen to this article

JAKARTA (INDEKS) — Jakarta selalu punya cerita. Di antara riuhnya ibu kota pada Minggu, 15 Februari 2026, dua nama besar asal Bumi Latemmamala, Soppeng, tertangkap momen santai di sebuah coffee resto legendaris kawasan Juanda.

 

Keduanya terlihat santai. Ngopi. Ngobrol. Sesekali tertawa. Tidak ada gestur tegang, tidak ada bahasa tubuh penuh beban. Hanya dua putra daerah yang duduk satu meja di jantung ibu kota, jauh dari kampung halaman.Namun publik tentu mafhum: dalam politik, bahkan secangkir kopi bisa punya makna.

Ketika ditemui, Supriansa menegaskan bahwa pertemuan itu murni silaturahmi. “Ini kebersamaan sesama putra Soppeng,” ujarnya ringan. Tidak ada agenda besar, tidak ada deklarasi, tidak ada pernyataan politis.

Sementara H. Haeruddin tak banyak bicara soal isi diskusi. Ia justru menyoroti sosok di depannya. “Beliau pribadi yang baik dan bersahaja,” katanya singkat namun penuh makna.Dan di situlah menariknya.

Tak ada detail pembahasan yang dibuka ke publik. Tidak ada bocoran strategi, tidak ada kisi-kisi arah pembicaraan. Tapi satu hal pasti: dua figur dengan jejaring, pengalaman, dan pengaruh berbeda bertemu di Jakarta bukanlah sekadar peristiwa biasa.

Apakah ini hanya nostalgia dua sahabat sekampung? Ataukah ada percikan gagasan tentang masa depan Soppeng? Politik sering kali lahir bukan dari podium, tapi dari meja kopi.

Yang jelas, pertemuan ini memberi satu pesan kuat: komunikasi antar tokoh daerah tetap terjaga, bahkan di luar ruang formal. Dan di tengah dinamika politik yang kerap panas, melihat dua figur duduk bersama dengan canda tawa adalah pemandangan yang menyejukkan. Sisanya? Biarlah waktu yang menjawab.

Karena kadang, yang paling penting bukan apa yang dibicarakan—melainkan siapa yang duduk bersama di satu meja.

BACA JUGA  Optimalisasi PAD, Kementerian ATR/BPN Dorong Pemanfaatan Peta ZNT kepada Pemerintah Daerah

Redaksi/Publisher ; Andi Jumawi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DILARANG MENCOPY/PLAGIAT DAPAT DI PIDANA

error: Content is protected !!