DuniaIRAN

Mojtaba Khamenei Sebut Iran Raih Kemenangan Strategis, Tegaskan Akan Balas Kematian Ayahnya

46
×

Mojtaba Khamenei Sebut Iran Raih Kemenangan Strategis, Tegaskan Akan Balas Kematian Ayahnya

Sebarkan artikel ini
Listen to this article

Jum’at 10 April 2026

TEHERAN — Mojtaba Khamenei menyatakan Iran meraih kemenangan strategis dan simbolis dalam konflik terbaru, sekaligus menegaskan komitmen untuk membalas kematian ayahnya, Ali Khamenei, serta para martir Iran.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam pidato yang disiarkan televisi nasional untuk memperingati 40 hari wafatnya Ali Khamenei.

Dalam pidatonya, Mojtaba menegaskan Iran tidak akan melepaskan hak-haknya maupun mencari perang, namun akan memberikan respons atas serangan yang menewaskan pemimpinnya.

“Iran tidak akan mundur dari haknya, tetapi juga tidak mencari perang. Namun, kami akan membalas darah para pemimpin dan martir kami,” ujarnya.

Ia menggambarkan konflik yang terjadi sebagai bentuk kemenangan rakyat Iran, sekaligus menunjukkan ketahanan nasional di tengah tekanan global.

Menurutnya, rakyat Iran tetap solid selama masa konflik dengan terus hadir di berbagai lini, mulai dari ruang publik hingga garis pertahanan, selama 40 hari penuh.

Mojtaba juga menyebut kematian Ali Khamenei sebagai salah satu tragedi terbesar dalam sejarah Iran, seraya menyebutnya sebagai sosok pemimpin bangsa dan simbol perjuangan umat Islam.

Ia menilai respons masyarakat Iran telah mengubah duka menjadi kekuatan, bahkan menjadikan konflik tersebut sebagai “kisah epik” perlawanan terhadap musuh.

Lebih lanjut, Mojtaba menyatakan ketahanan Iran telah mengejutkan pihak lawan yang dinilainya memiliki persenjataan lebih lengkap, sekaligus mengubah persepsi global terhadap kekuatan Republik Islam Iran.

Ia juga menegaskan bahwa konflik tersebut menjadi titik awal fase baru kebangkitan Iran dan revolusi, di tengah apa yang disebutnya sebagai kegagalan pihak-pihak yang menentang Iran.

Pernyataan tersebut sekaligus menandai sikap tegas Iran dalam menghadapi dinamika geopolitik kawasan, khususnya di Timur Tengah, yang masih diwarnai ketegangan.(SN)

Redaksi/Publizher : Andi Jumawi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DILARANG MENCOPY/PLAGIAT DAPAT DI PIDANA

error: Content is protected !!