Seram Bagian Barat _ indeks.co.id — Anggota DPRD Kabupaten SBB Jodis Rumahsoal mengatakan alokasi anggaran untuk rencana proyek jalan ruas Desa Riring – Rumasoal dan Niniari sebesar Rp 12,6 miliar. Anggaran itu bersumber dari DAK (dana alokasi khusus),”ujar Jodis, Sabtu (08/01/2022)
“Tentunya program pemerintah di bawah kepemimpinan Bupati Yus Akerina disambut positif oleh masyarakatnya yang kawasannya berada di dataran tinggi.
Pasalnya, akses masyarakat selama ini sangatlah terbatas. Salah satu penyebabnya adalah tidak tersedianya sarana infrastruktur.
“Dalam waktu dekat akan dilakukan penggusuran ruas jalan yang panjangnya lebih dari 8 kilometer. Sehingga, desa-desa di wilayah dataran tinggi bisa terhubung,” katanya.
Saat ini kondisi masyarakat di Riring-Rumasol-Nuniari termarjinalkan. Mereka berharap pemerintah segera membuka isolasi jalan tersebut sehingga masyarakat di Negeri tersebut dapat terakses dengan pelayanan publik.
Pemerintah Negeri Neniari pernah mengusulkan pembukaan jalan menuju Desa Riring. Akan tetapi, yang menjadi masalah adalah dari jalan utama masuk ke hutan lindung sejauh 10 kilometer.
“Makanya kami menemui Gubernur Maluku dan Ketua DPRD Provinsi untuk bisa membuka peta kawasan hutan lindung agar akses jalan dapat dibuka,” ujarnya.
Redaksi : Andi Jumawi
Laporan : Syuaib Pattimura