Mubassir, Sejak di Bangun PUSTU di KONUT tak Pernah Difungsikan

Konut_www.indeks.co.id–Pentingnya pelayanan Kesehatan adalah hal utama yang harus di perhatikan suatu daerah, sehingga Program Pemerintah mulai dari Desa, Kabupaten, Provinsi sampai Pusat selalu mengedepankan peningkatan Derajat Kesehatan Masyarakat, berbeda di Kabupaten Konawe Utara (Konut), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Video : PUSTU DESA ASEMI NUNULAI YANG KOTOR DAN JOROK Doc. REDAKSI : https://youtu.be/d_cWk7RMwBQ

Saat awak Media ini www.indeks.co.id melakukan investigasi di Desa Asemi Nunulai Kecamatan Asera, Kabupaten Konawe Utara, Sultra, Rabu (11/12/2019) di buktikan sejumlah fasilitas Milik Negara yang tak berfungsi sebagaimana mestinya, salah satu diantaranya adalah Pusat Kesehatan Masyarakat Pembantu (PUSTU) yang sejak berdirinya sekitar tahun 2009-2010 lalu tak pernah di manfaatkan atau di fungsikan.

Salah satu warga yang tak mau namanya di sebutkan sangat menyayangkan hal diatas dan mengatakan,”Kami warga Desa Asemi Nunulai sangat menyayangkan bangunan yang menggunakan keuangan negara namun tak pernah di fungsikan, bahkan ketika kami hendak melakukan pemeriksaan kesehatan atau pengobatan, terlebih lagi ketika ada hal darurat kesehatan, kami harus ke Kecamatan Asera,”katanya.

Menurutnya, perjalanan ke Asera membutuhkan waktu lama, terlebih lagi sebelum akses jalan tembus mereka harus naik Perahu Katinting untuk menuju Asera, demi untuk mendapatkan pelayanan kesehatan karena baik Ka Pustu maupun Bidan atau perawat tidak ada di Desa itu sehingga dia merasa sangat kecewa atas hal ini.

Selain itu, informasi yang berhasil di himpun awak Media www.indeks.co.id bahwa kejadian ini sudah berlangsung lama. Sedangkan dalam penanganan Kesehatan Warga harus cepat dan tepat, tetapi tim kesehatan di Pustu tersebut tidak ada pelayanan.

Hal ini tentunya menjadi sebuah pertanyaan besar tentang Kinerja dari Pemerintah Konawe Utara terutama dinas Kesehatan yang semestinya melakukan upaya pelayanan kesehatan, terlebih lagi dalam Dana Desa ada dana untuk Bidan Desa.

Tak bisa menjadi alasan transportasi sebagai alibi untuk tidak melakukan pelayanan kesehatan karena Gedung saja bisa dibangun dengan perencanaan dan anggaran,sehingga dengan demikian Dinas Kesehatan seharusnya menyiapkan tenaga kesehatan di Pustu tersebut.

Bangunan Pustu tersebut kini tinggal menjadi sebuah bangunan tua yang tak berfungsi alias Mubassir anggaran, dan Dinas Kesehatan dalam hal ini Kepala Dinas Kesehatan saat di Hubungi Via WhattShapnya tak berkomentar banyak dan hanya memberikan jawaban,”Ass makasi pak,sy akan berkordinasi sm pak desa,camat,bu kapus.”tulisnya.

Kejadian ini seharusnya menjadi perhatian dari Pemerintah Daerah Konawe Utara dan Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Kesehatan dan instansi terkait lainnya mengenai Bangunan yang tak berfungsi ini, DPRD Konawe Utara sudah saatnya menindak lanjuti suara Rakyat ini yang tersalur melalui Media ini www.indeks.co.id.

Penulis : ANDI JUMAWI PIMPINAN REDAKSI

indeks

Read Previous

Rakernas I KAMIJO di Bogor Undang Presiden Joko Widodo

Read Next

Karya Bakti dan Baksos Kodim 1313/Puhowato di Desa Bajo

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *