Belum Jadi Sudah Jadi ?!

SOPPENG_SULAWESI SELATAN, Senin (4/11/2019).

Selatan_www.indeks.co.id

Seorang Pengusaha sukses asal Desa Maccile tepatnya di Akkampeng, Kecamatan Lalabata Kabupaten Soppeng, pada 31 Agustus 1987 lahir seorang anak lelaki yang diberi nama Andi Palalloi Tabrang (Allo) yang telah meniti karirnya sejak tahun 2015 silam dalam dunia usaha Pertambangan Batu Bara di Pulau Kalimantan.

Kepedulian sosial lelaki ini begitu besar terhadap warga Soppeng, bahkan dirinya yang kini getol di sejumlah media lokal Soppeng ketika dirinya mencalonkan diri sebagai Bakal Calon Bupati_Wakil Bupati Soppeng tahun 2020 mendatang namun dia tetap rendah diri dan bahkan selalu bergaul dengan kalangan masyarakat bawah seperti petani dan pengusaha UMKM di Kabupaten Soppeng ini.

BACA JUGA Andi Palalloi Tabrang Kuda Hitam Pilkada Soppeng 2020 : https://indeks.co.id/2019/11/03/andi-pallaloi-tabrang-kuda-hitam-pilkada-soppeng-2020/

Bahkan kalimat “Belum Jadi Sudah Jadi” Terlontar dari mulut Pimpinan Redaksi Sulawesi Ekspress dan Indonesia Ekspress yang selama ini terus mengikuti pergerakan Andi Allo di daerah ini,pasalnya, sejumlah bukti ditemukan di lapangan, seperti pembangunan dan pekerjaan normalisasi sungai & pembuatan tanggul sungai sepanjang 2 kilometer di Kelurahan Ujung tepatnya di Calio Kecamatan Lilirilau, Kabupaten Soppeng.

Foto : Andi Palalloi Tabrang,Kaos Putih dengan kesederhanaannya bersama warga tani menikmati makan siang beralas daun pisang.

“Ini namanya Muda dan Bersinergi serta belum jadi sudah jadi, artinya sebelum memangku jabatan dia sudah banyak memberikan bantuan dan bukti jiwa sosial dan kepedulian kepada masyarakat,”kata Pimpinan Media ini.

Menurut tokoh masyarakat & RT setempat saat ditemui awak media ini mengatakan,kami sudah bertahun-tahun dan banyak yang telah menjanjikan tapi belum ada yang terealisasi,bahkan hanya sebuah janji Politik,ungkapnya.

Foto : Exacavator yang digunakan mengerjakan normalisasi sungai sekitar dua kilometer di Calio.

Andi Allo saat di wawancara mengatakan, Insya ALLAH dengan pembagunan normalisasi sungai dan tanggul ini sepanjang 2 kilometer akan mengendalikan banjir sehingga petani tidak gagal panen serta lahan dan penduduk akan aman dari banjir,”kata Andi Allo.

Ditambahkan, hari ini, kami bersama puluhan masyarakat Calio melakukan pertemuan dan menyaksikan pekerjaan normalisasi, selesai itu, kami makan siang bersama dengan duduk beralaskan tanah, dimana tanah adalah asal usul kita sebagai manusia, sehingga tanah harus kita jaga dan hormati sebagai tempat kita berpijak dan berusaha, atas kebesaran Allah SWT pekerjaan ini bisa berjalan dengan baik,jelasnya.

Publisher/Redaksi : Andi Jumawi

indeks

Read Previous

Program Mappedeceng Menjadi Motor Penggerak Kepedulian Sosial Pemkab Soppeng

Read Next

Ini Alasan Andi Palalloi Tabrang Lakukan Normalisasi Sungai Berru Calio

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *