Ka.Rutan Klas II B Soppeng, Kami Harapkan Sinergitas dengan PWI

Foto : Ka.Rutan Klas II B Soppeng, Hendrik,SH.,MH saat menerima kunjungan PWI Soppeng,Rabu (2/1/19) di ruang kerjanya.(Doc.Red**).

Soppeng – Sulawesi Ekspress
Rabu 2 Januari 2019
AJM

Kunjungan PWI Soppeng di Rumah Tahanan Negara (RUTAN) Klas II B Soppeng di pimpin langsung Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Soppeng, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), FAS Rachmat Kami,S.Sos, diterima langsung oleh Kepala Rutan Klas II B Soppeng, Hendrik,SH.,MH,Rabu (2/1/19).

Dalam penyambutannya, Kepala Rutan menyampaikan rasa terima kasihnya atas kunjungan yang dilakukan oleh PWI Soppeng dan berharap adanya sinergitas antara pihak Rutan dan PWI Soppeng melalui tugas Jurnalistik baik secara organisasi maupun secara individu masing-masing wartawan yang tergabung di PWI Soppeng.

“Ucapan terima kasih saya sampaikan kepada Bapak Ketua PWI Soppeng bersama anggota dimana pada hari ini telah menyempatkan waktunya untuk datang berkunjung di Rutan Klas II B Soppeng, sebagai ajang silaturahmi dimana selaku Kepala Rutan yang baru sekitar sebulan di Soppeng ini perlu kita saling kenal,”kata Hendrik.

Menurutnya, awal dirinya bertugas di Soppeng sudah pernah disampaikan akan dilakukan kegiatan pertemuan dengan pihak PWI Soppeng namun terkendala masih adanya sejumlah kesibukan rekan Wartawan PWI Soppeng terkhusus Ketua PWI Soppeng yang kala itu sebagai Ketua Kompartemen Informasi, Dokumentasi dan Publikasi Festival Budaya dan Seminar Internasional Lagaligo III tahun 2018 lalu,ungkapnya.

“Kami sangat sangat berharap, kiranya rekan wartawan dari PWI Soppeng mau bersinergi dengan pihak kami di Rutan Klas II B Soppeng dan tentunya banyak hal yang kami lakukan di Rutan ini tak bisa diketahui masyarakat atau publik tanpa adanya dukungan dari pihak Media,” jelasnya. Olehnya itu lanjut Hendrik, dengan pertemuan ini diharapkan bisa saling kenal dan saling bersinergi kedepan sehingga input dan outputnya ada. Terutama dalam hal membangun daerah ini, baik kami selaku pembina para tahanan dan Napi maupun rekan wartawan sebagai Jurnalis,ucapnya.

Disamping itu, Ka.Rutan yang kental kekerabatan Sulsel ini juga menjelaskan bahwa, kehadirannya di Soppeng telah mendapatkan pula sambutan baik dari Pemerintah Daerah (Pemda) Soppeng dalam hal ini, Bupati Soppeng H.A.Kaswadi Razak,SE yang menurutnya, di minta untuk menyampaikan apa saja yang menjadi programnya di tahun 2019 ini,ungkap Hendrik. “Kami di minta oleh Bapak Bupati Soppeng untuk menyampaikan program kami untuk para Napi dan tahanan di Rutan Klas II B Soppeng di tahun 2019 ini, karena beliau bermaksud memberikan dukungan kepada pihak Rutan dimana beliau menyadari bahwa yang menjadi Napi dan tahanan di Rutan adalah warganya juga,beber Hendrik.

Untuk program 100 harinya sejak dirinya menjadi Ka.Rutan Klas II B Soppeng, Hendrik mengungkapkan bahwa yang menjadi skala prioritasnya adalah masalah kelayakan Rutan ini dalam menerima kunjungan atau besukan keluarga Napi dan tahanan, dimana selama ini Rutan tak memiliki ruangan untuk anak-anak bermain seperti yang ada di sejumlah Rutan lainnya di Indonesia, sehingga dirinya bersama para pegawai di Rutan Klas II B Soppeng melakukan pembenahan dan peningkatan ruangan untuk tamu dan pembesuk baik dewasa maupun anak agar dalam kunjungannya tak merasa atau terkesan Rutan itu seram atau menakutkan.

“Seratus hari kerja saya selaku Ka.Rutan Klas II B Soppeng adalah meningkatkan pelayanan dan pembinaan kepada para Napi dan Tahanan serta perbaikan tempat, ruangan tunggu pembesuk baik untuk tempat anak-anak bermain maupun tempat buat pembesuk menunggu,”tegasnya. Selain itu, para Napi kami berikan keterampilan seperti jahit-menjahit bagi Napi Wanita dan pertukangan bagi Napi pria, namun sayangnya untuk lebih meningkatkan keterampilan itu, fasilitas di Rutan tak memadai terlebih lagi lokasi Rutan sempit.

Sejumlah Napi terkadang membuat cindera mata berupa hiasan dinding dari kayu dan kaca di depan kamarnya karena keterbatasan Rutan ini, selain itu kondisi bangunan Rutan ini sudah bisa dikatakan tak layak sehingga sangat perlu dilakukan peningkatan dan perluasan lokasi Rutan, semoga saja kedepan bisa teralisasi,harapnya.

Sejumlah Napi yang sudah menunggu Pembebasan Bersyarat (PB) dan Cuti Bersyarat (CT) dilibatkan untuk melakukan pembersihan dan Pembenahan di sekitar Rutan termasuk pembangunan ruang tunggu para pembesuk atau tamu Rutan Klas II B Soppeng ini. Bagi Napi yang belum memiliki surat keterangan PB dan CT maka pihaknya tak mau ambil resiko sehingga tak dilibatkan dalam kegiatan diluar lingkungan Rutan, karena dikuatirkan terjadinya hal-hal yang tak di inginkan,pungkas Hendrik,SH.,MH Ka.Rutan Klas II B Soppeng.

Publizher/Redaksi : Andi Jumawi

 

indeks

Read Previous

Sinergitas PWI Soppeng dengan RUTAN Klas II B Soppeng

Read Next

2019, Kuota Pupuk Bersubsidi Dinas Pertanian Soppeng Meningkat

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *